JAKARTAHYPE.COM - Korea Selatan telah lama dikenal sebagai destinasi wisata global berkat gelombang budaya pop Korea (K-Pop), kuliner lezat, serta pemandangan alamnya yang memukau. Namun, kini terjadi pergeseran signifikan dalam peta daya tarik utama negara tersebut.

Klinik kecantikan dan perawatan kulit yang canggih kini muncul sebagai salah satu alasan fundamental bagi wisatawan internasional untuk mengunjungi Negeri Ginseng. Fenomena ini menandakan evolusi dalam industri pariwisata Korea Selatan.

Salah satu contoh nyata perubahan preferensi ini terlihat dari pengalaman wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Seoul. Mereka kini memprioritaskan prosedur estetika di atas agenda wisata konvensional.

Maria Zu, seorang wisatawan yang berasal dari Meksiko dan saat ini menetap di Dubai, menceritakan pengalamannya saat berada di Seoul pada bulan April lalu. Kunjungannya kali ini sangat berbeda dibandingkan dengan delapan tahun sebelumnya.

Zu menyatakan bahwa mayoritas waktu kunjungannya kali ini dihabiskan untuk mengunjungi berbagai klinik kecantikan yang tersebar di kota metropolitan tersebut. Hal ini kontras dengan kunjungan pertamanya yang fokus pada kafe-kafe populer dan taman kota.

Perubahan fokus ini menunjukkan tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap kualitas layanan kecantikan di Korea Selatan. Kepercayaan ini menjadi faktor penentu utama bagi para pelancong estetika.

Saat diwawancarai mengenai alasannya memilih Korea Selatan untuk perawatan wajah, Maria Zu menyampaikan sebuah pandangan penting mengenai keamanan. "Kami merasa aman datang ke negara ini untuk merawat wajah kami," kata Zu.

Pernyataan tersebut menggarisbawahi bahwa reputasi keamanan dan profesionalisme dalam layanan medis estetika menjadi daya tarik yang sangat kuat bagi pasar wisata internasional. Dilansir dari Reuters, pernyataan ini disampaikan pada hari Rabu, 10 Juni 2026.

Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang secara otomatis oleh AI berdasarkan sumber Referensi: Travel.detik. Kami menggunakan teknologi AI untuk menyajikan informasi ini kembali.