JAKARTA, JakartaHype.com – Datadog, Inc. (NASDAQ: DDOG), platform observabilitas dan keamanan berbasis kecerdasan buatan (AI) terkemuka, meluncurkan lebih dari 100 kapabilitas dan teknologi baru dalam acara tahunan mereka, DASH. Peluncuran ini dirancang untuk meningkatkan otonomi operasional pelanggan sekaligus mengurangi kompleksitas yang timbul akibat pesatnya adopsi AI di berbagai sektor industri.

Fitur-fitur terbaru ini berfokus pada peningkatan visibilitas, operasi yang lebih otonom, serta kemampuan untuk mendeteksi, menyelidiki, dan menyelesaikan masalah secara proaktif di sepanjang siklus pengembangan (development loop) hingga siklus hidup data (data lifecycle).

Alexis Lê-Quôc, Co-founder dan CTO Datadog, menyatakan bahwa investasi besar perusahaan dalam penelitian dan pengembangan (R&D) memungkinkan mereka memahami tantangan operasional yang dihadapi pelanggan.

“Kami secara konsisten mengalokasikan sekitar 30% dari pendapatan untuk penelitian dan pengembangan (R&D). Itulah sebabnya kami mampu memahami secara mendalam dan mengatasi masalah yang dihadapi pelanggan kami setiap hari dalam mengelola kompleksitas operasional,” ujar Lê-Quôc dalam konferensi pers di Jakarta. “Di DASH, kami meluncurkan lebih dari 100 kapabilitas yang disatukan dalam satu tujuan: memberikan visibilitas yang dibutuhkan pelanggan untuk menemukan dan memperbaiki masalah yang paling penting, tepat pada saat masalah tersebut muncul.”

Bits AI Kini Beroperasi Sepenuhnya Otonom

Salah satu sorotan utama adalah pembaruan besar pada Bits AI, rangkaian agen cerdas Datadog yang dirancang untuk mengotomatisasi alur kerja pengembangan, keamanan, dan operasional.

Lê-Quôc menjelaskan bahwa Bits AI kini berevolusi dari sekadar alat investigasi akar masalah menjadi agen yang beroperasi secara mandiri.

“Hingga saat ini, Bits AI dari Datadog berfokus pada penyelidikan akar masalah. Kini — dengan Bits Detection, Agent Evals, Infrastructure, Code, Release, Data Analysis, Testing, dan Chat — Bits AI mampu beroperasi secara sepenuhnya otonom, sehingga menjadi rekan kerja andal yang beroperasi di setiap tahap siklus hidup produksi dan siklus pengembangan,” tambahnya.

Dengan pembaruan ini, Bits AI secara otomatis dapat mendeteksi, menyelidiki, dan memperbaiki masalah dengan memantau infrastruktur secara berkelanjutan, mengidentifikasi isu, merekomendasikan solusi, dan menyelesaikannya. Proses ini berjalan otonom di bawah batasan keamanan yang telah ditentukan.